Implementasi Protokol Kesehatan: Analisis Efektivitas Sertifikasi CHSE pada Travel Agent di Indonesia

Penulis

Kata Kunci:

sertifikasi CHSE, travel agent, protokol kesehatan, efektivitas implementasi, keunggulan kompetitif

Abstrak

Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) pada industri travel agent di Indonesia melalui kajian sistematis terhadap literatur relevan periode 2021–2025. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode systematic literature review yang mencakup identifikasi, seleksi, dan sintesis tematik atas sumber-sumber ilmiah bereputasi. Hasil kajian mengungkapkan bahwa sertifikasi CHSE memberikan dampak signifikan dalam tiga dimensi utama, yaitu peningkatan standardisasi operasional melalui protokol kebersihan, kesehatan, keamanan transaksi, dan praktik ramah lingkungan; penguatan kepercayaan wisatawan melalui verifikasi kualitas layanan yang terukur; serta penciptaan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan (Mukhlis et al., 2025; Sari et al., 2024; Hidayat et al., 2023). Travel agent tersertifikasi CHSE menunjukkan peningkatan kepercayaan konsumen hingga 73%, penurunan keluhan pelanggan 60%, dan tingkat pembelian ulang 45% lebih tinggi dibandingkan kompetitor tanpa sertifikasi (Mukhlis et al., 2025). Namun, implementasi menghadapi tantangan dalam konsistensi penerapan protokol harian, keterbatasan sistem pemantauan berkelanjutan, serta beban adaptasi biaya bagi usaha kecil dan menengah (Annisa, 2021; Iwanarta, 2022; Rahman & Sartika, 2022). Penelitian merekomendasikan pengembangan framework pemantauan digital dan penguatan kapasitas SDM untuk memaksimalkan efektivitas sertifikasi CHSE secara berkelanjutan.

Kata Kunci: sertifikasi CHSE; travel agent; protokol kesehatan; efektivitas implementasi; keunggulan kompetitif

Referensi

Annisa, G. K. (2021). Penerapan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) pada transportasi darat di Dago Holiday Bandung [Skripsi]. Poltekpar NHI Bandung.

Candranegara, I. M. W., Mirta, I. W., & Putra, K. A. F. (2021). Implementasi program "We Love Bali" berbasis CHSE (Clean, Health, Safety, Environment) dalam pemulihan pariwisata Bali. Journal of Contemporary Public Administration (JCPA), 1(1), 27–32.

Gupta, G. B. W., & Lumanauw, N. (2022). Protokol kebersihan, kesehatan, keamanan lingkungan pada event Bali and Beyond Travel Forum 2022 di Bali. Journey: Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management, 5(2), 115–126.

Hidayat, C., Arafah, W., & Rahmanita, M. (2023). The interconnection of certified cleanliness, health, safety and environmental sustainability on purchased decision tourism businesses in Puncak. Journal of Business on Hospitality and Tourism, 9(1), 58–65.

Iwanarta, P. H. (2022). Pemberdayaan pelaku pariwisata melalui Cleanliness Health Safety and Environmental Sustainability (CHSE) pada masa pandemi Covid-19 di Kota Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat [Disertasi Doktor]. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Lumanauw, N., & Sumartana, I. M. (2022). Implementasi protokol kesehatan pada tatanan kehidupan era baru terhadap usaha perjalanan wisata di Bali. Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 12(2), 204–217.

Mukhlis, M., Sukamdani, H. B., & Hasibuan, B. (2025). Critical analysis of the cleanliness, health, safety, environment sustainability (CHSE) certification program for business actors tourism and creative economy. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 4(8), 2127–2142.

Nugraheni, A., Nurcahyo, R., & Gabriel, D. S. (2022). Certification of tourism business standards and CHSE standards in Indonesia. In Proceedings of the International Conference on Industrial Engineering and Operations Management, Istanbul, Turkey (pp. 239–250).

Rahman, H., & Sartika, S. (2022). Upaya mencegah wabah travel disease dalam persepsi travel agent. Jurnal Penelitian Kesehatan "SUARA FORIKES" (Journal of Health Research "Forikes Voice"), 13(3), 724–730.

Sari, W., Astina, M. A., & Lestari, D. (2024). Persepsi wisatawan domestik terhadap penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE pada era new normal. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis, 3(2), 192–204. https://doi.org/10.22334/paris.v3i2.703

Sudarmawan, I. W. E., Wijaya, N. S., & Jayendra, P. S. (2022). Strategi manajemen travel agent di Sanur dalam menghadapi pandemi Covid-19. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 16(3), 966–981.

Suheryadi, H., Noviadi, A., Wibowo, F. S., & Azzahra, F. (2023). Jakarta creative tourism travel agent: Virtual tour during pandemic Covid-19. International Journal of Travel, Hospitality and Events, 2(3), 277–285. https://doi.org/10.56743/ijothe.v2i3.295

Sulasmi, S. A., Nusu, O. S., Ical, I. L., & Amir, R. (2021). Analisis manajemen strategi bisnis travel agent di masa pandemi Covid-19. Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik, 8(2), 259–270.

Syahrin, A. (2021). Health protocol certification for tourism business due to Covid-19 outbreaks in Bali. HEALTH, 4, 1–2021.

Wulandari, D. P., Harmawan, V., Lisna, Y. P., & Mustika, S. (2024). Covid-19 adaptive tourism attraction: Tourism resilience through CHSE certification for visiting decision. Indonesian Journal of Tourism and Leisure, 5(1), 51–61.

Diterbitkan

30-03-2026

Cara Mengutip

Implementasi Protokol Kesehatan: Analisis Efektivitas Sertifikasi CHSE pada Travel Agent di Indonesia. (2026). DESTINASI: Jurnal Ilmiah Pariwisata & Hospitality, 1(01), 127-137. https://jurnaldestinasi.id/index.php/destinasi/article/view/20

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>